Biografi Antasari Azhar

Siapa yang tidak kenal dengan Antasari Azhar. Hampir semua warga Indonesia pasti mengenalnya. Kegesitannya dalam memimpin KPK sehingga dapat membongkar berbagai macam kasus korupsi di Indonesia. Kepiawaiannya tentu membuat kagum. Masyarakat mulai percaya dengan pemerintah untuk menegakkan hukum.

Akhir-akhir ini Antasari Azhar mencuat dengan hal yang sungguh berbeda dari biasanya. Antasari Azhar dianggap terlibat atas pembunuhan terhadap Nasrudin Zulkarnaen, yang menurut Antasari Azhar merupakan informan KPK selama ini.

Baik, saya tidak akan membahas terlalu jauh tentang masalah itu. Karena judulnya adalah biografi, mari kita tengok lagi, siapakah Antasari Azhar itu sesungguhnya.

Antasari Azhar (lahir di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, 18 Maret 1953; umur 56 tahun) menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak tahun 2007. Antasari Azhar adalah anak ke 4 dari 15 bersaudara, anak dari pasangan ALM H. Azhar Hamid SH dan ALM HJ. Asnani. Dulunya bapak dari Antasari Azhar ini adalah kepala Pajak yg ditugaskan di Bangka dan Belitung.

Pendidikan Antasari Azhar di mulai dari SD di Belitung tahun 1965, kemudian SMP dan SMA di Jakarta tahun 1968 dan 1971. Ia menamatkan S1-nya di Universitas Sriwijaya (Unsri) tahun 1981.

Antasari Azhar pun pernah mengikuti kursus tentang hukum di luar negeri yaitu Australia. Di sana dia di New South Wales University Sydney mengambil kursus Commercial Law. Sementara di Melbourne Antasari Azhar mengambi Investigation for environment law, EPA.

Karir Antasari Azhar dimulai di BPHN Departemen Kehakiman pada tahun 1981. Empat tahun kemudian Antasari Azhar pun menjadi Jaksa Fungsional di kejaksaan negeri jakarta pusat. Pada tahun 1989, Antasari Azhar diangkat menjadi Jaksa Fungsional di kejaksaan negeri Tanjung Pinang.

Tiga tahun kemudian (1992) Antasari Azhar diangkat menjadi Kasi Penyidikan Korupsi kejaksaan tinggi Lampung. Tidak lama kemudian pada tahun 1994 Antasari Azhar dipercaya untuk menjadi Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.

Tahun 1997 hingga tahun 1999 Antasari Azhar menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Baturaja yang kemudian dilanjutkan menjadi Kasubdit upaya hukum pidana khusus Kejaksaan Agung pada tahun 1999.

Karirnya tidak berhenti sampai di sini, Antasari Azhar kemudian ditunjuk untuk menjadi Kasubdit Penyidikan Pidana khusus Kejaksaan Agung pada tahun 1999 hingga 2000.

Selanjutnya Antasari Azhar menjadi Kepala bidang hubungan media massa Kejaksaan Agung, namun hanya sebentar karena masih pada tahun yang sama yaitu 2000 Antasari Azhar diangkat menjadi Kepala kejaksaan negeri Jakarta Selatan. Di sinilah Antasari Azhar menjabat cukup lama yaitu tujuh tahun. Hingga akhirnya pada tahun 2007 Antasari Azhar menjabat menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi hingga April 2009.

Begitu sekilas tentang Antasari Azhar. Karirnya yang begitu cepat menanjak hingga sampai di posisi Ketua KPK.

~ oleh priyastanza di/pada Mei 4, 2009.

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.